Friday, November 22, 2013

SELINGKUHNYA PARA HP

Kemarin pagi saya berkicau tentang SMS, BBM atau FB.

24 jam kemudian  saya sadari bahwa ada sekitar 120 orang yang minta ijin share kicauan yang kurekap ulang untuk postingan FB. Itu yang ijin dan terdeteksi. Entah yang tidak. Yang retweet juga saya tidak menghitung.

Tidak menyangka...
Pasalnya, saya menulis itu bukan tanpa sebab. Sepekan ini banyak ada saja curhatan para istri tentang perselingkuhan suaminya melalui SMS, BBM atau FB.
Maafkan saya wahai para bapak, bukan karena hanya para bapak saja yang berselingkuh, tapi secara umum saya membuka diri untuk curhatan para ibu. Jadi versi para ibu yang saya tahu. Kalau para bapak yang curhat, ada telinga dan HP, BB atau email suami saya yang siap menampung. Begitu yang saya sepakati dengan suami. Kita tidak mau menyeret masalah orang lain ke dalam keluarga.

Melihat sambutan yang demikian, saya senang dan sedih. Senang karena ternyata kicauan saya dianggap bermanfaat.
Sedih karena kemungkinan hal ini menjadi perhatian banyak orang lantaran memang telah terjadi ....


Bahkan ada yang langsung inbox, saya kutipkan tanpa menyebut jatidirinya :

Benar sekali status ibu yg soal clbk dan selingkuh. Tante saya adalah salah satu contoh pemakai media social yg tdk cukup dewasa Sampai akhirnya memutuskan bercerai setelah 30thn pernikahan
Tahan berlama2 main hp, suami nya gak dibolehin megang hpnya. Bahkan ke toilet aja di bawa bu
Awalnya om gak mau cerai, sampai ibu saya dan tante2 serta om2 yg lain turun tangan untuk bantu ngebujuk tante supaya narik tuntutan cerainya. Tp si tante gak bergeming dan tetap asyik dengan social media nya sendiri. Buat status dah kayak abg bu... Akhirnya om memutuskan untuk melepaskan

Biduk rumah tangga, 30 tahun, dan rontok oleh sosmed.
Dalam berbagai kasus, ada yang sembunyi-sembunyi melakukannya tanpa sepengetahuan pasangan. HP dibawa kemanapun pergi. Bahkan saat sholat disempitkan di lipatan sarung. Namun tragisnya ada yang terang-terangan melakukan dengan sepengetahuan pasangan. Saat pasangannya protes, malah bilang :

“ Kamu juga boleh kok melakukan kesenangan dengan mantan pacarmu...atau cari saja pacar baru lewat fesbuk kalau itu bisa menyenangkan hatimu...”
Gdubrag! Pasangannya sangat kaget dengan ungkapan itu.
“ Apa ayah tidak takut dosa?”
“ Dosa apa? Ayahkan tidak berzina, hanya bersenang-senang dengan cinta masa lalu ayah. Mereka juga tinggal jauh, kalau satu kota malah ayah tidak berani...”

Semakin runyam dan tidak masuk akal.
Demikianlah 'cinta' yang membutakan. Saya juga ragu apakah itu bisa disebut cinta.
Apakah dikira sedikit ketergelinciran jika disengaja dan dibiarkan, akan berhenti pada yang sedikit. Tidak. Sudah ada contohnya, suami yang membunuh istri karena cemburu yang berawal dari sosmed.

Inilah beberapa fakta:

BANDUNG (Pos Kota) – Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terkejut dalam kurun waktu Oktober tercatat 507 pasangan suami isteri di daerah Tatar Galuh, Ciamis mengajukan cerai.

Penyebab hancurnya rumah tangga mereka yang paling dominan karena perselingkuhan baik dengan SMS maupun face book. ” Mereka mengaku terjadinya cerai akibat masuknya pihak ketiga. SMS dan face book biangkerok perceraian,” kata Humas Pengadilan Agama Ciamis, Anang Permana,Jumat.Dia menegaskan, jumlah 507 penggugat cerai dalam waktu sebulan ini merupakan angka yang spektakuler. Pasalnya lanjut dia, jumlah itu mengalami kenaikan 50 persen dibanding bulan sebelumnya. Untuk Agustus pasangan suami isteri yang mengajukan cerai mencapai 250 orang.Pada Oktober 2010 jumlah tersebut mendadak naik drastis hingga mencapai 507 pasangan


Bahkan, di Pengadilan Agama Bengkulu Selatan kasus perceraian akibat ulah Facebook lebih tragis lagi, tahun 2012 kemarin tercatat mengalami kenaikan jumlah angka hampir 100 persen, sebanyak 26 perkara. Naik tahun sebelumnya tercatat 14 perkara.




Penulis Numpang Nampang di tabloit Wanita Indonesia
Entah di kota lain, kemungkinan juga tidak jauh berbeda. Karena persoalan ini sepertinya mendunia, di Amerika perceraian karen fb juga menduduki perikat ke 3. Sementara di Inggris juga disinyalir FB membuat peningkatan kasus perceraian.

Kembali ke dunia kita dan sekitar kita. Mari terus lakukan penyadaran untuk menggunakan teknologi informasi secara proporsional dan beretika. Saya jadi ingat duluuu sekali ada seorang ibu yang secara khusus meminta agar saya menulis tentang etika berkomunikasi di dumay. Ibu tersebut jengah dengan kegenitan para perempuan yang berkomentar di FB suaminya dengan hahahihi, wkwkwk, say...dsb.
Kapan-kapan ya saya tayang ulang tulisan tersebut.

Sekarang saya posting disini kicauan yang sedang diminati ini.
Versi lengkapnya kulwit waspada terhadap bahaya teknologi komunikasi edisi fb :

1. Untuk para istri: hati-hati menjaga hati, saat membaca SMS dan BBM yang membuat hatimu "tersenyum" padahal bukan dari suamimu/anakmu/ayahmu

2. Untuk para suami: hati-hati menjaga hati, saat membaca SMS dan BBM yang membuat hatimu "tersenyum" padahal bukan dari istri/anakkmu/ibumu

3. Sudah banyak korban clbk akibat fb, bbm, twitter atau apapun bentuk jejaringnya, janganlah terjerumus ke jurang yang sama, waspadalah!

4. Neraka dunia hancurnya rumah tangga, dan neraka akhirat yang tak bisa dielakkan sesiapapun yang meretas jalannya

5. So, stop efek negatif kemudahan teknologi komunikasi agar tidak menjadi jalan neraka

6. Siapapun pasangan kita, mereka hanya manusia, bukan malaikat. gempuran atau kikisan bisa melelehkan jika tanpa dukungan

7. Sesekali menengok hp, fb dan bb pasangan sebagai tanda cinta penjagaan dari ketergelinciran.

8. Banjiri saja suami/istri dengan pesan cinta kita, yang akan membuat hatinya tersenyum dan jiwanya tertawa dalam bahagia

9. Jangan biarkan orang lain yang melakukannya, karena hati suami atau istri adalah ruang pribadi pasangannya.

10. Menyegaja bermain api mengundang dosa, berbeda dengan tergelincir tanpa sengaja

11. Istighfar dan taubatan nasuha caranya memutus hubungan dengan si penggoda, menyesali, meminta maaf pada pasangan dan terus menjaga diri.

12. Semoga Allah menjaga keluarga kita dari marabahaya penyalahgunaan teknologi komunikasi

13. Yakinlah jika anda menginginkan kebaikan dan kebahagiaan keluarga, Allah akan memudahkan menemukan jalannya

14. Bagi orang yang menginginkan permainan duniawi, kegembiraan sesaat dan hiburan lewat perselingkuhan media, dia juga akan mudah mendapatkan

15. Masing-masing mendapat balasan atas amal hati, amal fikiran, amal lisan dan amal perbuatannya

16. Allah Maha Menghitung,Maha Membalas dan tak akan luput secuilpun kabaikan ataupun keburukan.maka hapus peluang dosa walau baru lintasan hati

17. Bukalah mata hati pada cahaya cinta yang halal, panggillah perasaan kegembiraan dan bahagia yang menentramkan dari pasangan.

18. Bismillah dengan niat ikhlas dalam bimbingan rahmatNya,kita bisa meraih surga dunia keluarga sakinah baitijannati dan surga akhirat nantinya

Ehm...saya tengah mengingatkan diri saya sendiri. Jika ada yang juga merasa diingatkan, alhamdulillah. Jika ada yang tersinggung, alhamdulillah. Tapi bukan maksud saya menyakiti siapapun.

Semoga dimaafkan keterbatasan saya. 

136 comments:

  1. Semoga laki2 berstatus suami maupun perempuan berstatus istri setelah membaca ini menyadari bahwa ada batasan yg harus di jaga dalam komunikasidi dunia maya, baik lewat sms,bbm,socmed dan media2 lain. Berpikir panjang sebelum berbuat...ingat anak istri/suami.

    ReplyDelete
  2. Semoga laki2 berstatus suami maupun perempuan berstatus istri setelah membaca ini menyadari bahwa ada batasan yg harus di jaga dalam komunikasidi dunia maya, baik lewat sms,bbm,socmed dan media2 lain. Berpikir panjang sebelum berbuat...ingat anak istri/suami.

    ReplyDelete
  3. Salam kenal Mbak
    Hmm iya sih, ada seorang teman yang pernah dengan galaunya membuat status-status yang mau tidak mau membuat saya dan teman-teman lain berpikir, kalau suaminya punya WIL. Bukan saya bermaksud sok up to date he he, tapi kebetulan saya termasuk jauh lebih dulu menggunakan akun FB dibanding orang-orang yang saya kenal, terasa memang perbedaan timeline dulu dan sekarang. Di satu sisi memang banyak yang menggunakan FB untuk hal positif, tapi banyak juga yang update hal-hal yang sangat pribadi dan kurang bisa menjaga batasan dengan lawan jenis. Thanks for sharing Mbak :)

    ReplyDelete
  4. salam kenal juga prediksi jitu...makasih sudah berkunjung...
    makasih juga buat enozahra, itulah yang kita harapkan saat orang membaca postingan kita. semoga ada pencerahan. amin

    ReplyDelete
  5. kalo saya sih, malah sering tukeran hp sama umminya anak-anak. lha wong hp saya jarang ada pulsanya. kalo dia yang bawa, pulsanya pasti diisi. he...7x

    ReplyDelete
  6. bagus dong nuzulul arifin, selama di jalan yang lurus, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan urusan tukar menukar hp.
    makasih sudah berkunjung.

    ReplyDelete
  7. Ha... kalo aku, suami ngga suka aku main fb dua jg ngga punya acc fb, tapi toh aku ngga macem2 dan aku jg ngga keberatan hp dioprek2 tiap hari. Fb jg ngga aktif2 amat paling intip2 status doang dan ngga pernah di log out alias klo suami mau buka jg sok aja atuh, baca sms boleeeh... baca whatsapp boleeh... baca bbm boleh... line jg sok aja klo mau di buka.. hehehehe... demikian sebaliknya... heheheeh so... ya emang ngga pada aneh2 sih.... so far so good lah...

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Ha... kalo aku, suami ngga suka aku main fb dua jg ngga punya acc fb, tapi toh aku ngga macem2 dan aku jg ngga keberatan hp dioprek2 tiap hari. Fb jg ngga aktif2 amat paling intip2 status doang dan ngga pernah di log out alias klo suami mau buka jg sok aja atuh, baca sms boleeeh... baca whatsapp boleeh... baca bbm boleh... line jg sok aja klo mau di buka.. hehehehe... demikian sebaliknya... heheheeh so... ya emang ngga pada aneh2 sih.... so far so good lah...

    ReplyDelete
  10. Makasih kunjungannya mak khusnul. Senang ya jika saling percaya pada pasangan.

    ReplyDelete
  11. Bismillah, semoga kita senantiasa terhindar dan menghindar dari hal2 yang dilarang oleh Allah SWT, amiiin...
    Bagaimanapun abu2nya jenis "perselingkuhan" dg sosmed tsb, bagi saya itu tetap selingkuh. :)

    ReplyDelete
  12. betul sekali Riski Fitriasari, makasih sudah berkunjung.semoga kita dilindungi dari penyimpangan sekecil apapun.

    ReplyDelete
  13. bencana yg tak pnh kita sadari...
    innalillahi wa inna ilaihi roji'un

    ReplyDelete
  14. bencana yg tak pnh kita sadari...
    innalillahi wa inna ilaihi roji'un

    ReplyDelete
  15. Betul banget Penyul tunyil, makasih sudah berkunjung

    ReplyDelete
  16. salam... betul bu, saya sendiri punya pengalaman. media sosial apapun itu dapat menjadi bencana, apabila kita gunakan pada hal2 yang tidak baik, atau sekedar alasan iseng.

    ReplyDelete
  17. ya bu, memang harus waspada selalu. Setan jaman sekarang juga melek teknologi hihihi

    ReplyDelete
  18. Silahkan Pawon Mungil, makasih sudah berkunjung.

    ReplyDelete
  19. haha usul yang bagus tuh Surakarta jateng, makasih udah mampir

    ReplyDelete
  20. Sy br tau kalau ada suami istri yg sembunyi2 soal FB..BBM..email..PIN rekening... malah dr curhatan Kawan2.
    Hehe, Sy dan suami malah saling tau password masing2..

    Smg kemajuan teknologi mmbw semua umat manusia utk makin Lekat dg Nya. Aamiin

    ReplyDelete
  21. Semua bergantung kepada komitmen paangan suami istri, kedewasaan menyikapi perkembangan teknologi komunikasi. Bukan kesalahan social media kok...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga setuju sekali dengan mama Obito ini.... harus sama2 dewasa menyikapi perkembangan tekhnologi

      Delete
  22. makasih kunjungan dan komennya Mama Obito, Sukma prawitasari...sepakat

    ReplyDelete
  23. blog ini bagus sekali,sehingga buat referensi kehidupan rumah tangga,karena saya pernah mengalaminya juga.Saya sampe bertengkar dengan suami,hanya karena wanita lain suka sms dan inbox-inboxan dengan suami.Dan semoga tidak terjadi untuk kesekian kalinya,karena sudah terjadi beberapa kali.

    ReplyDelete
  24. makasih testimoninya Bunda.memang banyak kasus yang menginspirasi saya membuat tulisan ini. mhn berkenan rekomendasikan untuk yang membutuhkan.

    ReplyDelete
  25. Seram dunia hp ini.. Sy sdh berulang kali mendengar kisah nyata dari kasus-kasus seperti di atas. Smoga kluarga kita slalu terhindar dari bahaya hp..amiin. Terima kasih atas tulisannya bu, bagus banget:)

    ReplyDelete
  26. mengerikan ya mak kalo liat statistiknya..
    semoga kita di jauhkan
    makasih banyak sharingnya mak

    sukses SB nya:)

    ReplyDelete
  27. terkadang kalau ditelaah banyak negatifnya daripada positifnya ya teknologi masa kini , namun kembali lagi pada usernya dan niat,,, :) terimakasih artikelnya sangat mengingatkan sekali mak ,, ijin share yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mak tian, sadarkan para user sebagai man behind the gun.

      Delete
  28. Sedih aku baca ini, Mak. Semoga ga ada lagi kasus-kasus yang terjadi karena hal ini. :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mak Nia, saya banyak tangani kasus karena sosmed

      Delete
  29. Socmed idealnya membawa kebaikan dan manfaat mak..tapi we never know, banyak yang suka menyalahgunakan dan berasyik masyuk di sini..moga2 kita terhindar dari hal-hal negatif ini ya mak..TFS...

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin mak indah, setan selalu menggoda dengan berbagai jalan

      Delete
  30. Thks for share, Mak Ida. Semoga yg tergelincir gara2 socmed makin sedikit dari hari ke hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin mak Uniek, para blogger punya peran besar lakukan penyadaran

      Delete
  31. nice share mbak...
    yang memprihatinkan juga adalah update status2 di FB, BBM atau socmed lain yang 'mengundang'... baik mengundang simpati, atau mengundang hal lain.. kenapa harus ditulis? buat apa?
    mudah2an kita semakin bijak menggunakan socmed ya mbak... tahan jarimu... tahan jarimu :)) *mengingatkan diri sendiri

    ReplyDelete
  32. Makasih kunjunganya Nyonya Sutisna. begitulah tantangan dunia modern

    ReplyDelete
  33. Memang Allah menguji hambanya lwt Fb dan terlihat siapa yg lolos dan tidak, krn Fb adalah peluang dan kesempatan utk berbuat tanpa org lain tahu.. Manusia rendah akan terlihat dan berjiwa luhur akan terlihat

    ReplyDelete
  34. Memang Allah menguji hambanya lwt Fb dan terlihat siapa yg lolos dan tidak, krn Fb adalah peluang dan kesempatan utk berbuat tanpa org lain tahu.. Manusia rendah akan terlihat dan berjiwa luhur akan terlihat

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali begitulah antara nikmat dan ujian

      Delete
  35. Memang Allah menguji hambanya lwt Fb dan terlihat siapa yg lolos dan tidak, krn Fb adalah peluang dan kesempatan utk berbuat tanpa org lain tahu.. Manusia rendah akan terlihat dan berjiwa luhur akan terlihat

    ReplyDelete
  36. Memang Allah menguji hambanya lwt Fb dan terlihat siapa yg lolos dan tidak, krn Fb adalah peluang dan kesempatan utk berbuat tanpa org lain tahu.. Manusia rendah akan terlihat dan berjiwa luhur akan terlihat

    ReplyDelete
    Replies
    1. letul banget, makasih ya sudah berkunjung lusyifa

      Delete
  37. Itulah kenapa sampe detik ini ga pnah mau chat sama yang namanya mantan atau cowo sekalipun kenal di dunia nyata. Bukan karena apa2, ngobrol di inbox, sms, bbm dll ga ada yg ngawasin. History bisa dihapus, tapi kata2 ga sepantasnya terlanjur keluar. Lebih baik dijaga dengan tidak berkomunikasi secara pribadi ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget Annisa...jadi istri sholihah selamat dunia akhirat ya

      Delete
  38. Kejenuhanlah yang membuat salah satu pasangan itu selingkuh, tidak pandang itu pihak suami atau istri, kemungkinannya tetap seimbang. Dan Sosmed menyingkap tabir yang lebar untuk kesempatan itu. Efek negatif kemajuan teknologi. So'...kita butuh pendidikan akhlak di dunia maya sejak dini.

    Visit my site : www.ahyanarif.com

    ReplyDelete
  39. assalamu alaikum....
    sebenarnya bukan hanya di dunia maya mba. dlm dunia nyata sekalipun pergaulan antara suami/ istri dengan org lain hrs di batasi tpi bukan mengekang. di batasi dlm artian bisa bergaul tpi hrs sepengetahuan psangan n wajar/penting, bukan hanya kumpul2 tdk jelas yg mengakibatkan hati n perasaan jdi berdebar melihat org lain yg bukan mlikinya.....

    ReplyDelete
  40. Bu ida , tadi sempat kebetulan saya buka akun plurk saya dan waktu sing out, saya lihat topik menarik ini. Memang benar. Kalau boleh menambahkan , beberapa waktu yang lalu , Dalam keluarga saya hampir saja mengalami hal yang serupa. Saya memang masih remaja. Ya masih anak kemarin. Tapi karena saya anak sulung, dan juga perempuan. Saya bisa bayangkan bagaimana perasaan ibu saya.
    Ayah saya ketahuan sedang berpacaran dengan wanita yang tidak jelas berasal dari Bandung. Awalnya hal melalui SMS yang tidak jelas lalu di tanggapi dan akhirnya beranjut ke telfon . Saya tidak tahu kapan itu di mulai. Saya hanya tahu saat saya mulai curiga dengna Ayah saya yang akhir-akhir ini terlihat aneh. Makin lama main sering dia senyum-senyum didepan hpnya yang biasanya kalau saya begitu malah di marahin. Awalnya saya nggak curiga saat beliau juga belajar kamus bahasa sunda serta mendownload di hpnya tentang kamus bahasa sunda. Tapi saat saya memergoki ada kata " peluk , kangen " dan beberapa kata khas orang kasmaran lainnya, saya jadi curiga dan sempat cek hp Ayah saya. Akhirnya kecurigaan saya terbukti. Saya ceritakan kepada Ibu saya.
    Memang tidak saya tegur langsung Ayah saya, tapi saya sindir beberapa kali. Hingga ibu saya lah yang bicara pada Ayah saya.
    Tapi syukurlah sekarang sudah kembali. Entah juga apa mungkin Ayah saya masih ingin bermain lagi seperti yang kemarin-kemarin atau memang sudah berhenti sampai disini~ saya harap Ayah saya tidak kembali seperti itu. Ibu saya bilang hal seperti itu sudaah wajar ya bu Ida dalam rumah tangga? Apa semua hubungan rumah tangga memang sudah mengalami kebosanan kalau sudah lama? Ini membuat saya jadi berpikir-pikir tentang laki-laki. Terima kasih untuk postingannya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengalaman yang sungguh berharga dan semoga berakhir dengan baik dan tak pernah terulang lagi ya mak. btw lain kali disamarin deh biar komen ini gak ketahuan ayah....hihi

      Delete
  41. nice post bu, Ijin share yah. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan yang mau shere . makasih kunjungannya Ahmad Rahman.

      Delete
  42. masyaallah,,,,jika kita salah mengartikan kebebasan,akhirnya seperrti ini,kebebasan yang keblabasen,yu' kita bentengi diri ini dengan akhlaqul karimah

    ReplyDelete
  43. Sama jg kisahny sama sepupu ana..rumah tangga hampir hancur karna sms nyasar..alhamdulillah..sekrgg kabut itu telah berlalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sisi lain kemudahan teknologi komunikasi yang harus diantisipasi ya.

      Delete
  44. Pas menusuk sekali mbak tulisannya. Walau menusuknya mungkin agak terbalik, krn istri yg cenderung berlebihan dlm berkomunikasi dng lawan jenis lwt hp, dng berbagai ungkapan sayang, kasih, kangen, bahkan gambar. Saya izin share ya mbak. Semoga bisa menjadi pintu hidayah untuk kami...

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan...senang jika bermanfaat artikel ini

      Delete
  45. Tulisan yang menjadi pintu keluarga utk saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama bu, mhn izin..tapi td sdh sy share, bnyk tnggpn positif, terus berkarya bu, wasslmwrb

      Delete
    2. alhamdulillah silahkan. boleh juga share artikel lain

      Delete
  46. Terima kasih untuk tulisannya yang bermanfaat, bu. Ijin share...

    ReplyDelete
  47. Alamat fb nya apa bunda?

    ReplyDelete
  48. sebenarnya social media layaknya pisau
    jika digunakan untuk memasak, maka sangat berguna
    namun jika digunakan untuk hal yang berbahaya, ya berbahaya
    semua kembali ke kedewasaan pasangan :)
    tapi susah juga sih, orang setan selalu di sekitar kita
    awalnya kagum ... lalu muncul rasa suka, kemudian cinta
    apalagi kalo sebelumnya udah pernah ada rasa, CLBK adalah ancaman yang nyata

    ReplyDelete
    Replies
    1. dua mata pisau teknologi.makasih sudah berkunjung

      Delete
  49. bu artikel yg bagus, sy ikut share ya bu, smoga membawa manfaat buat yg lain

    ReplyDelete
  50. Ya Allah....jadi ingat sama sinetron favorit: Catatan Hati Seorang Istri.

    ReplyDelete
  51. wah..kalo udah nikah, mending nggak usah friend-an di socmed, bbm,wa,dll sama lawan jenis, kecuali famili sendiri. karena gimanapun juga hati manusia itu ada fase "lemah iman". lebih baik kan menutup pintu kejelekan sama sekali, serapat-rapatnya agar rumah tangga tetep harmonis, insya Allah.
    postingannya memang bermanfaat, bu. pantes kalo kebanjiran visitor tiap harinya ^ ^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe iya alhamdulillah. sudah hampir 50.000 pengunjung.

      Delete
  52. Assalamu'alaikum Bu, ini ter jadi pada diri saya, suami saya selingkuh dgn teman kantor lamanya yg statusnya masih bersuami, sebenarnya sy sdh mulai curiga ke suami kalau terima telp selalu menghindar, hp dimatikan, di silent atau dibawa kemana2 tp saya masihberpikiran positif kalau dia tdk selingkuh. Pada awal Juni saya melihat status bb nya yg saya merasa itu bukan utk saya, kemudian saya tanya ke suami saya dia mengelak katanya itu sahabat saat kuliah, tapi saya tidak percaya. Sejak itu saya mulai buka kembali FB saya yg sdh lama sekali tidak pernah saya buka, disitu saya lihat posting suami saya yg bukan utk saya, sejak dia tahu saya mulai aktif kembali menggunakan FB, postingan itu dia delete, dia tdk tahu kalau sudah sy baca. tp Allah Maha Baik bu, akhirnya kebuka juga sandiwara mereka, saya lihat inbox suami saya dengan perempuan itu, Masya Allah bu hancur hati ini Bu.., pintar sekali mereka bersandiwara di FB, kalau di wall mereka menggunakan bahasa yg orang membacanya tidak curiga, tp begitu diinbox baru ketahuan,
    Sakit ...sekali bu rasanya saya yg selama ini setia mendapingi disaat dia tdk punya penghasilan tetap (sdh 1,5 th suami sy tdk punya penghasilan tetap), saya ikhlas demi keluarga saya bekerja mencari nafkah yg seharunya itu bukan tanggung jawab saya, sambil berdoa semoga dia cepat dapat pekerjaan kembali, tp dibalas dengan dikhianati...,
    Saya minta dia untuk memilih saya atau perempuan itu, dia memlih sy dan anak..dan dia minta maaf kpd saya
    Tapi bu sampai saat ini luka ini masih sakit sekali....
    Masih terbayang postingan dan inbox nya di FB yg begitu istimewanya perempuan itu .
    Mohon sarannya Bu...

    Terima kasih


    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa kirim inbox ke fb saya, namnti saya akan jawab secara pribadi ya

      Delete
  53. Baik bu, sudah saya kirim ke inbox fb ibu..Tks

    ReplyDelete
  54. Makasih bu atas postingannya..sesuai bgt terutama untuk saya yang mempunyai suami profesi pelaut.pernah ada perempuan posting di fb nya sambil bercanda2an..langsung saya tegur..saya bilang tiap apa yang dia perbuat tlg pikirkan gimana perasaan saya..alhamdulillah saya orangnya tegas bu..dari awal untuk hal2 yg saya kurang sreg langsung saya katakan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih sudah mampir. memang kita harus aling menjaga dalam rumah tangga

      Delete
  55. Alhamdulillah dan terima kasih atas remindernya... Memang satu hal yang menyenangkan bernostalgia mengenang mantan kekasih lama atau seseorang yang pernah kita puja2 saat muda dulu, entah di bangku sekolah atau kuliah, dan ingin rasanya memutar balik waktu kembali ke masa itu jika bisa. Tapi sayangnya tidak. Banyak yang tidak menyikapi adanya socmed dg bijak dan dewasa, tapi hanya untuk membiarkan dirinya terjerumus dan tergelincir jauh dari yang seharusnya. Bagi saya, kenangan dahulu cukuplah menjadi kenangan, dan Allah sudah mentakdirkan mereka bukan yang terbaik bagi saya. Cukuplah pasangan kita sekarang adalah satu hal yang kita harus syukuri sebagai karunia terindah dari Allah, dan menjaga nyala api cinta kepada pasangan adalah satu kewajiban bagi para suami/istri untuk menghindarkan diri dari dosa besar yang disebabkan kekhilafan kita memanfaatkan kemajuan teknologi, yang seharusnya ada untuk memberikan manfaat besar bagi kemajuan peradaban dan kemakmuran manusia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. komentarnya keren banget...senang bisa mendapat kunjungan dan berbagi seperti ini.

      Delete
  56. Alhamdulillah FB saya gunakan utk berjualan, BB juga demikian......kalau FB suami beliau jarang buka, dan kalaupun beliau balas inbox temen2 lamanya, insyaAllah masih hal yg wajar...dan kalau ada kata2 yg aneh atau selalu menyapa (hampir setiap hari), saya lgsg nanya suami, siapa itu? Dan saya lihat juga suami biasa aja nanggapinya, ngebalas seperlunya......kalo sms kami sering tukaran HP, insyaAllah semoga kami bisa menjaga hati dan keutuhan rumah tangga kami...terimakasih bu utk postingannya krn postingan ibu sangat bermanfaat.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga terus samara dan makin samara dari waktu ke waktu dengan cinta yang indah.

      Delete
  57. alhamdulillah, saya dan suami ga pake BB,bukan ga mau up to date, tapi masih berasa ga perlu. alhamdulillah lebih banyak waktu share bersama keluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. subhanallah, semoga semakin samara dari waktu ke waktu amiin

      Delete
  58. Salam kenal mba ida.
    Gak bisa dipungkiri memang medsos menjadi brg harian yg gak bsa ditinggalin :(
    Kami skeluarga memang pngguna medsos spt whatsapp bb fb path tweet dan lain sbgainya, hnya saja kami slalu trbuka dan kdg hp atau tab dipakai bergantian. Dan kbtulan saya dan suami jga pnya online shop jdi lebih memanfaatkan ke jual beli.
    Smoga dg adanya artikel ini, membuka mata hati kita agar tdk disalahgunakan medsos medsos yg ada saat ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga. senang punya pasangan yang baik dan terbuka. semoga samara selamanya. makasih sudah mampir

      Delete
  59. ijin share ya mba,semoga semua keluarga yg mwmanfaatkan sosmed,tidak twrjerumus di jalan sesat,dan yg sudah atau zwdang tergelincir,semoga bisa kembali dipelukan keuarganya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan...terimakasih telah berbagi kebaikan.

      Delete
  60. Salam kenal Ibu... apa yang ibu bahas ini, kebetulan terjadi dengan saya saat ini. Hancur sekali hati saya mengetahui suami berperilaku seperti itu. Entah dengan cara apalagi saya menegur suami.:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. bunda, untuk konsul pm ya atau email ke buida67@gmail.com

      Delete
  61. Terima kasih telah berbagi, ijin share ya bu...

    ReplyDelete
  62. saya mengalaminya bu, ketika booming BB (maaf sebut merk) karna sayang maka sy belikan suami BB dengan maksud bs memudahkan kami berkomunikasi, bs lebih update dengan berita2 dan lingkungan sekitar tapi ternyata dalam beberapa bulan tingkahnya berubah menjadi sibuk sekali dengan BB. pastinya karna Allah SWT, sy mencoba bertanya memastikan perasaan saya kepada suami dan ternyata benar. lantas suami meminta maaf, menyesali dan berjanji tdk akan mengulangi lagi. tp ternyata kejadian ini berulang lg kurang lebih sebulan setelah hari itu. ketika disaat yg sama ayah sy terserang stroke. sungguh Allah sangat sayang sy. dengan senyum dan tanpa air mata sy menyimak penjelasan runutan cerita bagaimana perselingkuhan itu dari teman suami yg sempat menjadi mak comblangnya. sampai akhirnya sy coba menanyakan lg, dan suami mohon ampun lg atas terulangnya hal ini dan berjanji lg.
    alhamdulillah sampai hari ini tdk terjadi lg (menurut suami) dan sy pun berusaha positif menyambut hal itu walaupun sungguh berat rasanya mengembalikan kemesraan kami seperti dulu lagi. yah memang benar, kepercayaan ibarat kertas, jika sudah dikhianati seperti kertas yang telah digenggam sampai lecek, maka tidak akan bisa kembali mulus lagi seperti lembaran kertas yang baru. saat ini sy hrs berbagi perhatian khususnya kepada ayah sy pasca stroke, maka tdk akan bisa memberi perhatian penuh kepada suami, dan untuk itu sy menitipkan rumah tangga sy kepada Allah SWT pastinya mengerti apa yg memang terbaik untuk kami sesuai ikhtiar yg juga telah kami lakukan hingga saat ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga Allah berikan samara bunda...amiiin

      Delete
  63. salam kenal bunda..
    ijin share ya bun.. jazakillah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga, solahkan kalau mau share

      Delete
  64. Ibu itu semua baru aja terjadi padadiriku. Istri bermesraan sama teman fb nya dan bbm teleponan dan ketahuan apa yg harus saya perbuat saya belum memutuskan cerai ato lanjut rt..sakit rasanya bu.....kesetiaan ku di balas perselingkuhan

    ReplyDelete
    Replies
    1. japri ya mas di buida67@gmail.com

      Delete
    2. Ini juga terjadi dgn keluarga saya. Istri terus berhubungan dengan mantan pacarnya, padahal sudah 2 kali ketahuan sebelumnya dan saat ini Saya sedang proses pisah dgn istri..

      Delete
  65. Inspiratif sekali Bunda,
    ijin Share yaa Bunda Ida
    Terimakasih

    ReplyDelete
  66. Ya ALLAH ini persis seperti yang saya alami sekarang.
    Semoga ALLAH memberi kemudahan saya jalan untuk memperbaki keluarga saya.

    ReplyDelete
  67. Ijin share yaa Ibu...☺

    ReplyDelete
  68. Ketika kita mengucapkan sebuah janji saja kepada tuhan maka di saat itulah iblis akan mengejar dan menggoda kita sampai kita mati dan mempertanggung jawabkan semuanya di hadapan tuhan kelak..

    ReplyDelete
  69. Ketika kita mengucapkan sebuah janji saja kepada tuhan maka di saat itulah iblis akan mengejar dan menggoda kita sampai kita mati dan mempertanggung jawabkan semuanya di hadapan tuhan kelak..

    ReplyDelete
  70. Tidak bisa dipungkiri karena hidup pada dasarnya mencari kesenangan. Jika seseorang sudah senang dengan activitsnya, maka akan mengalahkan yang laiinya. Jangankan sosmed, gila bekerja juga banyak yang menyepelekan istri....bahkan anak2nya. Berusahlah untuk berbuat kebaikan.

    ReplyDelete
  71. jd teringat masa lalu...sy jg prnh mengalami masa2 spt itu..sering ribut sm suami gara2 sosmed...mulai dr tlp sembunyi2...hp dibawa ke kmr mandi..kalaupun disimpan hpnya dikunci...bnyk lg lah...suami ngakux cm teman kamu kan jg kenal katax...tp menurut sy itu berlebihan...kdg sy negur kl cm tmn knp sering nlp di atas jam 10 mlm...hmpr tiap hari lg...katax curhat..sy ngomong ke suami kl curhat itu jgn sm lawan jenis..suamix org lg... .suami sy cm diam..trus di lain haru dp bbmx diganti pake foto cewek..sy tanya itu siapa katax bkn siapa2...gbrx diambil dr internet...eh gk sengaja sy nemu gbr yg sm di profil slh satu tmn fbx ...msh bs ngelak...sy cek kontak bbmx ternyata ada nama yg sama & ternyata sering sms an jg... dan itu bkn cm satu kali kejadian...berkali2 dgn org yg berbeda2...kl sy tanya katanya cm di dunia maya..tdk betulan..sy ngomong ke suami...betulan atau tdk sakitx sama...akhirx sy capek sendiri..capek ribut sm suami..capek jg negur...sy introspeksi diri...mgkn sy yg terlalu berlebihan..sy minta maaf sm suami ...sy minta suami u memutuskn pertemananx sm org2 spt itu tp suami menolak...alasanx tdk enak krn sdh akrab...sy sabar2i ternyata suami tdk berubah...akhirx krn sy sdh malas bertengkar sy ambil keputusan u tdk berteman dgn akun suami di jaringan sosmed manapun...apakah itu fb,bbm,twitter..dll...awalx suami gk tau kl sy putuskan pertemananx...lama2 dia tau ..dia protes tp sy tdk perduli kan sdh sy jlskan knp sy bgtu..bbrp kali dia coba add akunku sll sy tolak...bahkan prnh dia pura2 pinjam hpku u nlp pdhl hanya u meng add akunx dr akunku...lama2 sy tau sy batalkan kembali...bgtu berkali2...akhirx suami mgkn sadar bhw sy tdk main2 dgn keputusanku u tdk berteman dgn akunx di jejaring sosmed manapun...pelan2 dikurangix aktivitasx di akunx trus membuat akun baru...tmn2x pun tdk sembarang..hanya keluarga..tmn kerja..tmn2 sekolahx..atau yg kami berdua kenal baik...tp ttp sj sy tdk mau berteman..biarlah dia mengerti bhw ada hrga yg hrs dibyr u sebuah prinsip..dan mau tdk mau suka tdk suka dia hrs terima...tp skrg sih suami sdh berubah..sdh tdk bgtu lg ...hehehe...dl suami pusing krn dipusingi skrg pusing krn tdk dipusingi..

    ReplyDelete