Wednesday, March 25, 2015

Serunya Out Bond

Suatu ketika, tukang sayur langgananku yang sudah nenek-nenek berpamitan.
"Bu, besok saya tidak berjualan karena mau out bond."

Tentu saja saya sangat geli. Ada-ada saja penggagas out bond untuk PKK RT itu. Masa pesertanya kebanyakan nenek-nenek.

Pada pekan berikutnya, nenek penjual sayur ini menceritakan dengan heroik jenis-jenis tantangan dan games. Serta mengeluhkan badannya yang berasa sakit semua. Tiga hari ia libur kerja untuk pemulihan. Memang gembira saat acara, setelahnya baru mengeluh.

Pekan kemarin gantian PRT ku yang pamit tidak masuk kerja karena outbond. Membersamai anaknya yang ikut TPA. Waah out bond sepertinya tak pandang bulu.

Eh hari ini giliran saya yang out bond bersama orang tua murid teman-teman sekelas Revo. Jadi giliran saya cerita gembira dan mengeluh haha.



Tantangan mendaki bendungan-dokpri

Setelah acara kencan keberangkatan, sampailah kita di lokasi Dangau Hasanah dengan agak berputar-putar. Pasalnya, jalan utama menuju lokasi sedang ditutup untuk prosesi pemakaman. Jadi acara mencari lokasi yang seharusnya mudah, menjadi perjuangan tersendiri.

Singkat cerita kami sampai di lokasi dan sarapan bersama dengan snack berat.

Anak-anak tidak bisa diam, saat melihat lapangan futsal langsung beraksi. Berebut menggiring bola dan tiba-tiba mereka telah menjadi dua tim.

Para pemandu segera mengambil alih sebelum acara out bond benar-benar berubah menjadi pertandingan futsal.

Pemanasan adalah bagian dari SOP.  Acaranya cukup menarik karena diiringi musik. Dan setelah diawali oleh pemandu, satu persatu ada peserta yang ditunjuk untuk memimpin mencontohkan gerakan. Setiap kali musiknya diganti, dan gerakan berubah menurut selera yang memimpin. Jadilah kita melakukan senam pemanasan dengan gelak tawa. Ternyata bapak-bapak tidak jaim dan bergerak sesuai irama suka-suka. 




Brain game- tantangan memindah orang-dokpri
Kemudian permainan konsentrasi dengan tepuk tangan. Dan mulailah game team.

Ada pernainan menjalankan hula hop melalui rantai manusia. Yang dikompetisikan antar team anak-anak dan tim ibu dan bapak. Ibu-ibu jago loh!

Setelah iatirahat dan menikmati snack berupa kroket, ketan bubuk dan setup jambu, berpisahlah kelompok anak dan orang tua.

Masuk kolam bau mencari ikan -dokpri


Anak-anak membuat telur asin yang nantinya akan mereka bawa pulang. Dan entah apa lagi yang mereka lakukan.

Orang tua berjuang dengan tongkat magic, dan permainan asah otak memindahkan orang dengan pola yang harus dipecahkan. Kelompok saya gagal pada tantangan ini.

Berlanjut pada permainan air. Orang tua dan anak bekerjasama menangkap ikan. Kebetulan kolamnya agak bau karena ada beberapa batang kayu yang sedang direndam. Sebagian besar orang tua tidak mau nyebur. Termasuk saya hehe.
Permainan berakhir saat perolehan ikan mencukupi sejumlah anak penghuni kelas.


Rintangan air-dokpri

Mereka yang berkotor ria membilas diri di sungai sekaligus bermain air. Anak-anak ditantang melewati halangan dan rintangan untuk mencapai ban besar yang digunakan untuk rafting.

Adapun orang tua diajak menuju bendungan pintu air. Inilah puncak acara yang paling menantang.
Bendung itu cukup tinggi sekitaran 8 m. Kami mulai dari bawah. Menceburkan diri di sungai sedalam dada. Panitia sudah menyiapkan tangga tali dan alas seluncur di dinding air. Memanjat dinding air, melawan arus curah yang sangat deras sungguh mengerikan. Setelah sampai diatas, meluncur lagi bersama curahan bendung wiiiii....

Saya sudah nyebur, berusaha memberanikan diri ... eh akhirnya balik lagi. Menyerah. Ngeri membayangkan memanjat bendungan dan meluncur dalam aliran yang deras ras. Saluut luar biasa untuk para orang tua dan anak-anak yang sukses mengalahkan rasa takut.

Puas bermain air, kami beranjak kembali ke dangau. Membersihkan diri, sholat, makan siang dan kumpul-kumpul membagi doorprize. Anak-anak mendapatkan telur asinnya kembali.

Kami pulang dengan gembira. Benar-benar menyenangkan ternyata yang namanya out bond. Jadi mengeluhnya di sebelah mana? 
Wah enggak ada tempat buat keluhan. Pagi inipun saya bangun dengan segar bugar.

Yuuk outbond lagi!
#ketagihan.





Revo menemukan habitanya-dokpri


rafting mini -dokpri

24 comments:

  1. Kunjungan ke rumah maya Bu Ida... wah, seru-seru ternyata menunya, bikin ketagihan :-)

    ReplyDelete
  2. Out bond skul anak saya biasa di SD De Green Camp (SD yg berkonsep alam). Dan hasilnya anak saya mau masuk SD itu. Memang seru ya bu klo out bond itu. Ga tua, ga muda tapi tetep bikin bahagia:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bu. seneng, walaupun sekarang Revo jadi diare hehe

      Delete
  3. memang outbound itu seru dan mengasikan. Kita bebas berteriak, bebas tertawa keras2

    ReplyDelete
  4. asal nggak pas mens ya bu. kalau iya, aduuh...melipir deh, melipir...

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mak...hehe kendala khas perempuan

      Delete
  5. wuaaaaaaaaw yg manjat aer terjun ituuuhhh pengen nyoba rasanya....emang paling asik tuh maen2 outbond ketimbang permainan dupan dll hehehheh

    mampir2 yaaaaa :)

    ReplyDelete
  6. seru banget mbak ada mendaki bendungan

    ReplyDelete
  7. Waahh seru banget kayanya, pengen deh yang main manjat bendungan itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga pengin tapi enggak punya nyali hehe

      Delete
  8. duh seru banget yaa kayanyaaa :D ,, mau juga gitugituu .. hahahaha

    ReplyDelete
  9. mendaki bendungannya menantang banget mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak Ika, dirimu pasti tertantang.

      Delete
  10. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  11. Ini jadinya parade Out Bond ya, Buu. :D
    Asyik bneer raftinnyaa. ..

    ReplyDelete