Wednesday, December 17, 2014

Liburan Murah Meriah di Rumah

Serial Liburan.

Libur adalah masa yang dinanti anak-anak. Namun juga membuat orang tua pusing tujuh keliling. Pasalnya tidak selalu liburan anak sesuai dengan jadwal cuti orang tua.

Eh kalau sudah begini, terasa banget ya jasa bu guru dan pak guru...hehe bukan saja sebagai guru tapi juga tempat penitipan anak. Ada lho teman yang akhirnya gantian ijin dari kantor dengan suaminya, demi menjaga anak-anak.

Ada yang modusnya mengirim anak untuk berkunjung ke rumah nenek di kampung. Itu mah yang punya nenek, yang punya kampung dan yang neneknya bisa dititipi!

Liburan tapi tidak menelantarkan anak bagaimana nih?

Anak-anak Ceria berlibur-dokpri


Bahasan ini fokus untuk aktivitas di rumah ya. Yang di tempat lain besok deh.
Pertama persiapan liburan, ajak anak membuat jadwal liburan dan rencana kegiatan. Jadwal ini bisa fleksibel, artinya boleh bertukar hari sesuai kondisi. Misal sudah merancang bersepeda tapi ternyata hari hujan. Tukar dengan yang kegiatan mengecat rumah atau memasak dll.

Saya langsung ke poin-poin, silahkan ayah bunda mengambil sesuai kebutuhan .
1.     Menjadi chef.

Ajak anak mencari masakan yang disukai. Sediakan bahan-bahan dan print-kan cara pembuatan. Hampir setiap hari ini bisa dilakukan. Misal membuat menu sarapan atau menu makan malam. Bisa dilakukan bersama orang tua, sebelum berangkat kerja ataupun sepulang kerja.
Siang hari juga tetap bisa dilakukan jika ada orang dewasa atau anak-anak sudah berusia belasan, sehingga mereka bisa bertanggung jawab dengan alat-alat masak terkait api, listrik dan benda tajam. Anak-anak juga bisa mengundang teman sebaya untuk memasak bersama.

2.     Menjadi Ahli Desain Interiror.
Anak dapat diajak untuk merancang penataan rumah. Misal mengubah ulang desain kamar mereka. Boleh mulai dari mengecat, memasang stiker dinding (bagus-bagus lho dan murah juga) atau mengubah tata letak. Anak-anak biasanya suka melakukannya. Anak usia 10 tahun bisa mendiri melakukannya.
Selain kamar, bisa juga membuat ruang bermain, perpustakaan atau ruangan lain yang dikehendaki. Anak yang lebih besar misalnya dapat membuat ruang rahasia di kolong atap.
Anak yang lebih kecil didampingi orang tua.

3.     Menjadi Garderner

Jika anda memiliki halaman yang memadai, berkebun adalah pilihan menarik. Anak-anak senang bermain tanah. Apalagi jika menanam bunga dan buah-buahan. Mengajak anak membeli perlengkapan berkebun, memilih jenih tanaman, lalu menanam bersama sangat menyenangkan.
Selain itu juga memangkas dan merawat tanaman yang sudah ada. Meregenerasi pot dan dan menyiangi rumput. Aktivitas di halaman dilanjutkan makan di halaman menjadi liburan murah yang menyenangkan.

4.     Menjadi Pustakawan

Hampir tiap keluarga  memiliki koleksi buku, namun belum tentu buku-buku itu terdata dengan rapi dan tersentra menjadi perpustakaan. Membuat perpustakaan keluarga, mendata dan memberi label menjadi kegiatan yang bisa mendekatkan anak  untuk mencintai buku. Kegiatan ini disertai dengan berburu buku murah, mengunjungi pameran  dan bisa membuka peminjaman buku selama liburan.
Anak-anak akan belajar mengelola usaha, mendapat uang dan memperoleh banyak teman baru.

5.     Membuka Warung Dadakan

Seorang teman yang rumahnya dekat dengan lapangan kecil tempat berkumpul anak-anak, memiliki pengalaman unik. Anak-anaknya berusia SD dan mengusulkan berjualan jus buah selama liburan. Modalnya hanya blender, termos es dan beberapa gelas. Orang tuanya mendukung ide tersebut dan mengantar anaknya belanja gula dan buah-buahan, serta gelas plastik pengemas.

Jadilah liburan itu anak-anak sibuk jualan dan mendulang rupiah. Anak-anak juga berinisiatif menambah beberapa item makanan yang ternyata juga laku.
Keponakan saya yang suka memasak mengisi liburan dengan membuat kue-kue yang dititipkan di warung. Ternyata kuenya cukup enak dan laku juga.

6.     Membuat karya Seni dan kerajinan.

Jika anak menyukai seni, anda dapat menyiapkan bahan untuk membuat karya seni. Melukis, membuat berbagai kerajinan,  menulis cerita, menulis puisi, membuat karya dari barang bekas dan banyak lagi.
Kerajinan ini misalnya origami, membuat gerabah, menjahit, kristik, menyulam, merajut, membuat bros , membuat pigura, membuat boneka flanel dan banyak lagi ragamnya. Anda dapat mengundang guru terkait minat anak untuk mengarahkan bakat ini.

7.     Merawat binatang piaraan
.
Biasanya anak-anak suka binatang. Di kampung saya, masih ada anak-anak yang menggembala kambing atau bebek saat liburan. Mereka menggantikan tugas orang tuanya. Ah anda tidak harus ikut membeli kambing jika memang tidak tinggal di desa.
Peliharaan anak sekarang macam-macam: ada ikan, kura-kura, kelinci, marmut, ayam, hamster, kucing dan lainnya. Merawat binatang piaraan bisa menjadikan kegiatan positif untuk anak.

Tanggung jawab membuat kolam ikan, atau mengganti dan menguras akuarium bisa melatih ketrampilan anak.
Anak juga akan terpacu untuk mencari referensi tentang seluk-beluk perawatan binatang dan jenis-jenis binatang piaraan.

8.     Berkemah

Berkemah di halaman rumah, atau bahkan di dalam rumah, juga sangat menyenangkan. Pinjamlah tenda sesuai kebutuhan dan pasang untuk beberapa hari.  
Anak-anak boleh menghias interior tenda dengan barang-barang pribadinya, tidur dan makan di dalam tenda.

Anak-anak bisa memasak beberapa makanan yang mudah, membaca buku atau melakukan permainan seperti monopoli, kartu uno, catur, halma atau mewarnai.
Bisa juga yang sambil bermain batminton, sepak bola mini, bersepeda, petak umpet, dan olah raga ringan yang bisa dilakukan di seputar rumah.

Jika anak anda hanya satu atau dua, ajaklah anak tetangga atau teman sekolahnya agar acara berkemah lebih seru. Berkemah ini akan heboh jika dilakukan 4-5 anak. Orang tua dapat bergabung sepulang kerja.
Saya bahkan memasang kolam renang mainan untuk makin serunya acara berkemah di halaman belakang.

9.     Membuat pementasan seni

Anak-anak biasanya senang menari dan menyanyi. Jika minat mereka besar dalam hal ini, anda dapat memanggil guru musik atau guru kursus lainnya. Membuat malam pentas seni di rumah sendiri, dibuat rekamannya akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Anak-anak mempersiapkan sandiwara, atau fasion show atau pentas musik mereka bahkan juga pidato lucu-lucu dengan berbagai tema, seperti tema pernikahan, tema kematian atau perpisahan sekolah. Hal ini menjadi momen luar biasa yang mendatangkan keceriaaan dan gelak tawa.

Mencoret wajah dengan face painting dan memakai kostum dengan baju koleksi jadul sungguh mengasyikkan.

Bisa juga membuat home theatre di rumah dengan layar LCD untuk nobar film edukatif. Tambah speaker dan semua lampu dimatikan layaknya kita sudah di ruangan bioskop. Jangan lupa popcorn-nya.

10.  Pesantren Liburan.

Liburan dengan tema religi di rumah bisa diisi dengan aktivitas menghafal qur’an, belajar Baca Tulis al-Quran, mengundang guru ngaji, menulis khat atau membaca cerita islami.

Alhamdulillah dengan setengah lusin anak, saya pernah mencoba hal-hal di atas. Selain juga melakukan beberapa kursus sesuai permintaan anak, misalnya privat bahasa Inggris, bahasa Jepang atau kursus jarimatika.

Prinsipnya adalah ajak anak untuk memilih dan menentukan aktivitas liburannya. Orang tua mengarahkan dan menfasilitasi sesuai kemampuan koceknya hehe.


Selamat menikmati liburan dengan anak, semoga menyenangkan dan menginspirasi.
Btw perlu dilakukan evaluasi sederhana ya terkait proyek liburan ini bersama-anak-anak. Agar yad dapat erancang yang lebih baik.

Untuk kisah kegagalan berhaji yang menyedihkan ada di sini.
Kisah hilang saat berhaji di sini.

14 comments:

  1. Wiiih, asyik bangeeet tipsnya Mak Ida. Siap praktekin, insyaAllah!
    :))

    ReplyDelete
  2. Wah, makasih tips-tipsnya, mak Ida :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mak, selamat menikmati liburan

      Delete
  3. Asyik2 nih idenya mak ..insyaallah dicoba ah..kebetulan anakku libur tapi emaknya blm nih... hiks :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiks tak bantuin nangis...semoga tetap bisa menikmati liburan mak

      Delete
  4. Ternyata, liburan di rumah aja bisa tetep seruuuu yah Mak :)

    ReplyDelete
  5. Wah, makasih sharingnya bu ida. Secara liburan anak-anak sudah dekat :D

    ReplyDelete
  6. anak saya libur terus nih bu :) ...pengen nyoba yang jualan jus buahnya. kemarin nyoba bikin es mambo kebetulan samping rmh lapangan voli yg pas libur gini jadi rame. tapi koq emaknya malah bangkrut. la bahannya lebih mahal dr harga jualnya hahahaha. anak2 seneng, emaknya senenp :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. waa kan HS...jadi juga bisa sekolah bisnis mak...

      Delete