Tuesday, May 19, 2015

Ketika Engkau Tak Mau Lagi Dipeluk....

Kadang kulihat orang tua mengeluhkan kerempongannya dengan anak-anak. Punya balita lebih dari satu memang seru-seru heboh. Namun tidak semua orang tua cukup punya ruang luas kesabaran. Tentu saya pun pernah mengalaminya. Semua itu adalah proses belajar sebagai orang tua.

Sesungguhnya masa anak lekat pada orang tua tidak terlalu lama. Saat mereka memasuki bangku sekolah, perhatian telah teralih pada teman-teman dan gurunya. Tak lagi sepenuhnya pada orang tua.

Seperti pada usia Revo yang menjelang 8 tahun, ia terkadang tak mau dipangku-pangku atau dipeluk. Padahal nih, emaknya masih saja ingin peluk-peluk. Kadang juga ia minta sendiri pelukan dan ciuman jika rindu.

Kemarin sekembali dari acara keluarga-yang Revo tidak mau ikut hadir- saya memanggilnya,
"Po, sini...!"
"Apa sih?"
"Sini pangku, Umi kangen."
Dengan enggan Revo datang ke pangkuanku.

"Tadi di rumah eyang, Umi pangku Vera, Umi peluk dan cium, Vera nurut. Umi bilang ke Vera, kalau Revo sudah enggak suka dipeluk ..." bisikku padanya.
Vera itu anaknya sepupu. Usianya sama dengan Revo.

"Umi, jangan bilang gitu dong. Aku jadi cemburu..."

Haha... Revo cemburu. Saya lantas memeluknya erat dan Revo pun membalas pelukanku.
"Emangnya, kamu masih mau dipeluk Umi?"

"Aku mau kok dipeluk dan dicium, tapi jangan di sekolahku...."

Haha... kami tertawa bersama.
"Malu ya...ketahuan temannya?"
"Iya..."

Nah, pada usia berapa anak anda mulai enggan dipeluk?

Pertanyaan itu, saya lontarkan pada ibu-ibu dalam sebuah kesempatan.

Jawabnya beragam, tetapi mengerucut   pada usia sekitaran 9-10 tahun. Anak SMP-SMA, apalagi. Tanpa alasan khusus, jarang yang merelakan dirinya dipeluk dan dicium orang tuanya.
Alasan khusus itu misal dalam momen ulang tahun, mau pergi jauh, atau pulang dari acara yang cukup lama.

Berasa aneh ketika tanpa alasan langsung peluk-peluk.
"Ngapain sih, umi peluk-peluk aku...?" tanya Revo "aku sudah besar."

"Oh ya, lupa, " jawabku, "gemas, sih lihat kamu!"
"Waa...monster peluk...monster cium!" katanya.

Sekalipun demikian, ia menikmati. Bahkan meminta lagi.
"Lagi...lagi...aku mau dipeluk!"

Ah, entah sampai kapan.
Anda, para orang tua, apakah juga seperti saya?

1 comment:

  1. Iya, sama kita. Karena anak2ku ABG cewe semua, bapaknya yg lebih merasa kehilangan & sering tanya kenapa mrk nggak mau lagi dimanjain. Kadang anak2 kangen juga sih sy manjain, tiba2 ngusel tp nggak semanja dulu.

    ReplyDelete